Selasa, 14 Oktober 2014

Landak Mini / Hedgehog

Berternak Landak Mini? Mudah?

Sebagian orang akan menjawab MUDAH dan sebagian lagi menjawab SULIT. Tergantung kecintaan kita pada Landak Mini dan ketelatenan kita mengurus Landak Mini Mini tersebut.

Mengenal Landak Mini

Apa itu Landak Mini atau Hedgehog?
Landak Mini secara umum dikenal sebagai mamalia kecil dengan lapisan kaku, yaitu duri runcing menutupi punggung mereka. Mereka memiliki hidung runcing, dan mata yang agak menonjol terletak di sisi wajah. Telinga mereka biasanya bulat, meskipun dalam beberapa spesies, bisa jadi memanjang, dan terletak tinggi di sisi kepala. Mereka memiliki ekor yang kecil dan pendek, dan secara fungsional sangat sedikit digunakan. Mereka dapat menggulung seperti bola duri ketika terancam.

Apa Yang Harus Saya Pahami Sebelum Memutuskan Memelihara Landak Mini?

Pahami betul di mana anda akan membeli, beli Landak Mini pada breeder terpercaya, cukup dikenal, serta gampang diajak berkomunikasi, tentu saja untuk memudahkan anda dalam mencari pengetahuan/info/seluk beluk landak mini yang akan anda beli secara lebih mudah dan valid.
Bekali diri dengan informasi/literatur sebanyak-banyak nya sebelum mulai memelihara, karena landak mini juga mahluk hidup, so anda gak mau kan ada resiko yang merugikan?
Harga murah bukanlah jaminan, sebaiknya anda jangan keburu tergiur karena harga murah. Pahami betul kondisi fisik & mental landak yang ditawarkan apakah bagus atau tidak.

PASTIKAN LANDAK YANG ANDA BELI SEHAT SECARA FISIK MAUPUN PSIKISnya

Bagaimana Bila Hanya Memiliki Seekor Landak Saja?

Seperti yang sudah saya jelaskan pada page sifat landak,  tak perlu bingung jika anda hanya memiliki seekor landak saja, karena pada dasarnya mereka hidup menyendiri atau solitaire yang artinya anda bisa memelihara hanya 1 ekor landak, jadi jangan takut landak kesayangan anda akan kesepian atau mencoba kabur.  asal diketahui bahwa pada umumnya mereka justru tidak suka bersama-sama dalam satu kandang.

Jangan pernah membeli jantan dan betina untuk ditaruh dalam satu kandang jika anda tidak mau mengembang-biakan (mengkawinkannya). Landak mini siap untuk berkembang-biak paling cepat 3 bulan tetapi sebaiknya betina jangan diternak sebelum umur 5 bulan, jadi berhati-hatilah dan jangan sampai kecolongan untuk telat memisah landak anakan anda yang beranjak dewasa. Kejadian perkawinan dini terutama apabila betina terlalu muda, sering mengakibatkan turun/buruknya kwlitas produktifitas si betina, dari segi jumlah anak, kesehatan, kwalitas lahiran si betina, maupun kwlitas anakan yang nanti akan dihasilkan, bahkan kehamilan yang terlalu muda, tak jarang mengakibatkan kematian bagi sang calon indukan betina akibat belum memiliki fisik maupun psikis yang kuat terutama pada saat melahirkan. Sedangkan untuk mengetahui cara mengawinkan landak pada usia yang direkomendasikan (5bulan keatas).

Bagaimana Cara Memilih Landak Mini Yang Sehat dan Berkwalitas?

Berikut merupakan faktor-faktor penentu anda dalam memperoleh landak mini sehat dan berkwalitas:

  • Mata terkondisi baik, bulat, bercahaya, terbuka lebar dan bersinar tanpa cairan serta tidak memiliki semacam lapisan putih pucat di bagian tengah (seperti ini sering disebut dengan katarak).
  • Hidung bersih dan lembab (layaknya hidung sapi) dan tidak meler atau tidak kering kusam.
  • Moncong bersih, tidak ada bintik-bintik putih yang berkeliaran di area moncong (ini petunjuk awal apakah landak tersebut berkutu/tidak, disamping juga perlu mengecek kulit di bagian pangkal bawah duri)
  • Telinga pendek, bersih tanpa ada kotoran atau lapisan keras dibelakangnya, tidak ada cairan hijau yang keluar/meler dari bagian lubang telinga.  Seringkali terdapat  kejadian telinga dikunyah oleh anak/temannya. Selama telinganya telah sembuh maka ini tidak perlu anda khawatirkan.
  • Duri, tidak mengalami kebotakan/rontok akibat penyakit/kutu/jamur/kelembapan kandang yang terlalu basah dalam intensitas waktu lama.
  • Kulit, sebaiknya lentur dan halus tidak berkerak karna bisa jadi landak tersebut kutuan bahkan jamuran.
  • Bulu rambut pada perutnya halus dan tidak kusut, tidak ada kotoran yg menempel ataupun kerak.
  • PUP: padat, tidak diare/cair kehijauan.
  • Kaki tidak ada yang cacat/patah/lumpuh, jari – jari semua utuh dan antar batang jari benar-benar terpisah (tidak menempel / “ganjet”)
  • Alat kelamin, harus kering tidak terdapat luka, tidak terlihat merah2 bekas darah dan tidak membengkak.
  • Badan padat sehat (bukan lemak, bukan obesitas), asalkan ketika dia diletakkan diatas meja badannya bisa berjalan tegak it’s no problem!!!, tapi apabila berjalannya terhuyung-huyung, atau kesulitan tegak segera cari pilihan landak mini lain.
  • Berat landak: 250-700gram, Landak yg dipilih harusnya memiliki berat yg ideal alias tidak kegemukan atau obesitas karna akan menyebabkan berbagai penyakit dalam yg berbahaya tetapi juga tidak boleh kurus dan terlihat cekung badanya karna bs jadi itu menunjukan landak mempunyai suatu penyakit.
  • Aktif dan lincah, suka langsung mengendus si  obyek  pemegang (tidak menggulung terlalu lama atau bahkan menegakkan durinya sambil meng-klik)
  • Temperamen, Sebenarnya semua landak mini bs menjadi sangat jinak tergantung dari pembiasaan kita tetapi ada beberapa landak mini yg memang mempunyai sifat galak sejak lahir dan sulit dijinakkan. Ketika memilih amatilah landak mini yang akan anda beli apakah dia mendesis, melompat atau meng klik. Mendesis itu wajar karna dia masih takut dengan kita sedangkan meng klik berati dia mengancam anda sebaiknya kalo seperti itu pilih landak yangg lain saja, terutama apabila yang anda cari adalah landak mini betina (dikhawatirkan sifat yang terlalu agresif akan berakibat kurang baik terhadap anda secara langsung yang membutuhkan binatang kesayangan yang bisa dipegang/dielus-elus, juga pada kwlitas anakannya yang sering mengarah pada ketidakbisaan sang indukan dalam merawat si anak akibat terlalu mudah stres atau kaget bila kita dekati saat memberi makan atau mengganti serutan kayu yang kotor). Hal wajar bila landak yg takut tiba-tiba membola akan tetapi itu hanya beberapa detik saja dan jika landak mem bola terlalu lama alihkan saja pilihan kepada landak yang lain

Ada informasi tambahan lain yang  sekiranya perlu saya ketahui?

Tidak disarankan untuk membeli landak dengan usia dibawah 6 Minggu, Selain keraguan untuk mampu untuk sudah tidak menyusu pada indukannya dan yakin sudah bisa atau tidaknya dia mengunyah makanannya sendiri, landak mini yang terlalu muda, akan memiliki tingkat kerawanan yang masi sangat tinggi ketika akan dikirim/berpindah tempat/pemilik/kota.  Landak mini yang lebih tua juga boleh, tetapi perlu dipertimbangkan bahwa landak mini muda, lebih baik kesempatannya menjalin ikatan dengan anda.

Awali memelihara landak mini dengan mental sebagai pecinta binatang, sehingga perlakuan dan kasih sayang anda terhadap landak mini akan menuntun anda untuk menjadi adopter/pecinta landak mini yang sukses dan berhasil, yang selanjutnya merupakan pilihan anda untuk berlanjut menjadi peternak yang mampu menjual landak mini berkwlitas atau sekedar memelihara saja (kepentingan hoby).

Pastikan anda mendapatkan info sejelas-jelasnya mengenai DOB (date of birth) dari landak yang akan anda beli

Pastikan anda mendapatkan info mengenai bloodline/galur/jenis indukan dari landak yang akan anda beli

Bila landak yang akan anda beli merupakan landak dengan usia indukan, pastikan anda mendapatkan jaminan/kepastian bahwa landak yang anda beli merupakan landak yang sehat dan produktif. hal ini salah satu hal terpenting bagi anda yang tertarik untuk langsung memelihara landak indukan (pertimbangan proses pengembangbiakkan akan lebih cepat dibanding landak anakan yang masi memerlukan pembesaran terlebih dahulu)

Landak Mini memerlukan perlakuan khusus saat hamil.

1. Suasana yang tenang
Mutlak diperlukan, setenang apa? benar-benar tenang dan nyaman, dengan sirkulasi udara yang cukup. Bahkan tenang berarti tenang didalam kandangnya (tidak ada mahkluk lain ataupun Landak Mini lain di dalam kandangnya) dan juga tenang diluar kandang. Bahkan setelah melahirkan pun, beeding tidak boleh diganti sampai anak-anak nya aman. Begitu juga pemberian pakan, usahakan mengganggu seminimal mungkin.

2. Makanan yang cukup
Asupan nutrisi yang memadai, baik jumlah asupan protein dan juga air minum nya.

Dua hal diatas adalah hal inti, diluar itu masih banyak hal yang berhubungan dengan karakter Landak Mini yang kita miliki. Banyak yang berhasil melahirkan, namun gagal merawat hingga dewasa dengan berbagai kendala, si anak dimakan induknya, tidak mau disusuin, disingkirkan menjauh dan lain-lain.

Jangan katakan "Tega yah, anak sendiri dimakan", ini pernyataan yang salah. Si breeder nggak tau kebutuhan si ibu Landak Mini, namun malah menyalahkan "ketegaan" si ibu Landak Mini. Perlu diketahui, naluri pada beberapa hewan untuk melindungi anaknya adalah dengan memakannya. Bahkan pada anjing, hamster dan beberapa mamalia lain melakukan hal yang sama. Saat sang induk merasa ada ancaman dari luar yang membahayakan anak nya, maka secara naluri, dia akan menyembunyikan anak nya dengan cara memasukkan anak nya kedalam mulut.

Jadi, salah siapa donk? salah yang mengancam atau salah yang terancam? tentu saja salah kita sebagai breeder yang kurang menjaga ketenangan saat Landak Mini beranak. Gangguan dari tikus serta gonggongan anjing juga bisa menjadi sumber bahaya bagi si ibu Landak Mini.

Oleh karenanya, saya sarankan, peliharalah Landak Mini dalam kurun waktu yang cukup untuk memahami karakternya, baru mulai untuk breeding. Jangan nyemplung langsung breeding, selain bisa rugi, juga bisa bikin stress melihat anakan yang gagal.

Reproduksi Landak Mini.
Reproduksi kapan dan bagaimana

Pada habitat aslinya, mereka menyambut musim kawin dengan teriakan riuh rendah para jantan, mirip dengkuran. Mereka mulai berubah bentuk. Kelenjar kelaminnya membengkak, sampai perutnya membuncit. Tetapi perut buncit ini justru membuat mereka seksi di mata para betina. Landak Mini jantan akan memamerkan perut buncitnya sambil mengelilingi betinanya terus-menerus, diiringi dengkuran secara berkala yang ritmis, sampai betina yang dirayu akhirnya merebahkan semua duri tegangnya.
Rayuan gombal berakhir, dan diikuti acara pacaran, berupa endus-endus. Selesai acara ini, proses kawin dimulai. Bagi yang berjiwa romantis, jangan pernah membayangkan suasana mesra. Saat kawin, Landak Mini akan saling mengigit, mendesis, bahkan sampai berdarah-darah. Landak Mini jantan akan mengelilingi yang betina beberapa jam sebelum acara kawin, setelah mengelilingi 10-12 kali, akhirnya yang betina tunduk, merebahkan durinya dan si jantan berpegang pada bahu si betina dengan mengigitnya dan terjadilah proses alami yg akan menghasilkan regenerasi.

Siapkah Anda Mengawinkan Landak Mini?

Beberapa orang mengaku merasa mudah saat pertama kali membiakan Landak Mini, namun ada juga yang menjadi pengalaman menyedihkan dan akhirnya mereka menyerah begitu saja. Jadi, sebelum mencoba membiakan (breeding) Landak Mini, ada beberapa hal penting yang perlu anda pertimbangkan.

Siapkah anda menghadapi kematian bayi-bayi Landak Mini? Hal ini sangat umum pada induk betina ketika pertama kali melahirkan akan meninggalkan (menolak) atau memakan bayi mereka. Tingkat kelangsungan hidup bayi Landak Mini pada pembiakan pertama adalah sekitar 70 %.

Siapkah anda menghadapi kematian induk betina? Hal tersebut bisa terjadi ketika bayi yang akan dilahirkan tersangkut di rahim dan akhirnya induk Landak Mini maupun bayinya tidak akan selamat. Mungkin masalah ini jarang, tapi tidak mustahil akan terjadi.

Apakah anda memiliki kandang dan ruangan yang ideal untuk keturunannya? Jangan berpikir bahwa anda akan memperoleh banyak uang dengan bayi Landak Mini. Bayi Landak Mini tidak semuanya dapat dijual. Jadi, anda harus mempersiapkan kandang dan ruangan yang nyaman bagi bayi-bayi Landak Mini.

Apakah anda siap memberi makan pada bayi Landak Mini bila ada sesuatu yang darurat? Hal ini sangat memakan waktu dan tidak selalu berhasil. Dan dapat benar-benar menyakitkan kehilangan bayi Landak Mini setelah anda menghabiskan berhari-hari atau berminggu-minggu mencoba menyelamatkannya.

Apakah anda siap membiarkan induk Landak Mini sendirian selama dua hingga tiga minggu? Induk Landak Mini sering membutuhkan privasi setelah melahirkan bayi-bayinya.

Apakah anda memiliki waktu untuk menangani bayi Landak Mini Mini mini yang telah cukup umur (lepas susu)? Bayi-bayi yang sudah bisa ditangani perlu diajak bermain agar dapat bersosialisasi dengan anda dan lingkungan di sekitarnya


PROSES DAN TATA CARA MENGAWINKAN LANDAK MINI

Pada saat anda merasa yakin akan mengembangbiakkan/mengawinkan landak anda yang sudah berumur dewasa.  berikut cara dan tahapan-tahapannya dalam mengawinkan landak mini.

  • Mulai gabungkan betina dan jantan dewasa pada 1 kandang yang dalam kondisi bersih dan tanpa hal-hal yang berpotensi mengganggu proses perkawinan (kandang hanya berisi wadah pakan dan botol minum serta alas serbuk kayu, tanpa ada mainan dan hidding box). 
  • Proses perkawinan yang akan berlangsung diawali dengan siulan-siulan si jantan sambil berlari-lari mengelilingi betina. Proses ini sering terlihat nampak seperti perkelahian, karena si betina justru makin menegakkan duri-durinya sambil mendesis seperti marah, terkadang malah saling menggigit dan tak jarang salah satu diantaranya justru terluka. Jadi jangan harap anda akan melihat sebuah adegan yang romantis.
  • Setelah beberapa menit atau jam, rayuan gombal si jantan mulai membuahkan hasil. Si betina pun mulai merebahkan duri-durinya dan pasrah. Perkimpoian pun terjadi layaknya  binatang pada umumnya, namun jangan heran apabila landak jantan terus menggigit duri punggung si betina, hal ini digunakan sebagai bantuan pegangan supaya perkawinan berlangsung sukses.
  • Dalam kisaran waktu 6-15 menit proses perkawinan sukses dan terjadi proses regenerasi.
  • Masa penggabungan jantan betina adalah berkisar 2-4minggu, hal ini diharapkan bisa terjadi beberapa kali proses perkawinan untuk lebih meyakinkan terjadi regenerasi.  Setelah itu pindahkan si jantan ke kandang lain. Hal tersebut bertujuan untuk menyelamatkan bayi si betina ketika lahir (karena jantan cenderung langsung memakan bayi-bayi yang dilahirkan betinanya) .
  • Dalam Kandang betina (pasca pemisahan jantan betina), mulai bersihkan serutan kayu yang sudah kotor, sehingga si induk juga merasa nyaman ketika berada dalam kandang yang bersih, berikan persiapan-persiapan kelahiran seperti hidding box, wadah pakan yang selalu terisi cukup, dan juga air pada botol minum. pada masa-masa ini si indukan membutuhkan tambahan nutrisi, sehingga akan makin baik bila diberikan ulat hongkong/jerman secara intens (1 hari – 2 hari sekali, dengan dosis 1 sendok makan untuk indukan 1 ekor), namun pakan primernya harus tetap tersedia juga.
  • Setelah proses kehamilan 30-45 hari (pasca perkawinan) lahirlah bayi-bayi landak mini (sering disebut hoglet) secara berurutan dari 1 hingga 8 ekor. Mula-mula masih merah, buta, dan tidak berduri. Akan tetapi, ajaibnya, dalam beberapa jam bahkan menit saja duri lunak mereka muncul dari dalam kulit. Setelah beberapa bulan, duri “percobaan” yang masih lunak itu tanggal untuk diganti dengan duri lain yang lebih betulan (inilah yang sering disebut dengan quilling). 
  • Induk landak akan memberikan ASIL (air susu ibu landak) secara eksklusif selama kurun waktu 1 bulan, begitu si bayi melek, berjalan, dan menggapai wadah pakan sang induk sambil kemudian mencoba mengunyah-ngunyahnya hingga keenakan..si ibu juga akan mulai proses penyapihan / cerai susu, walaupun ada ibu landak yg akan tetap menyusui selama si anak terus ada disamping si ibu.
  • setelah si anakan sudah mulai bisa disapih, maka pisahkan si anakan dari indukan (harus bisa dipastikan si anakan memang sudah bisa makan catfoodnya sendiri), letakkan anakan-anakan landak mini pada kandang baru yang sudah dibersihkan dan telah diberik pakan/minum secukupnya..awali dengan pemberian ulat hongkong/jerman secara rutin sebagai makanan tambahan disamping primer foodnya (1-2hari sekali).
  • Indukan betina landak mini baru bisa dikawinkan lagi setelah menjalani masa istirahat (recovery) selama 3-4minggu setelah masa sapih (pisah dari anak). Apabila tenggang waktu sapih (pisah anak) dengan dikawinkannya kembali si ibu landak terlalu cepat, dikhawatirkan anakan selanjutnya akan memiliki kualitas yang tidak bagus, begitu pula dengan kesehatan si ibu landak mini.
  • INGAT!!! jangan pernah mencoba menyapih anakan landak secara paksa dimana dia belum saatnya disapih hanya untuk kepentingan anda. Bayi yang disapih secara paksa dan terlalu dini, sering berakibat pada buruknya kwalitas landak anakan tersebut bahkan kematian.
  • Rata-rata usia siap sapih berkisar 4-8minggu (tergantung kualitas ASIL), dan direkomendasikan siap berpindah tangan ketika berumur 6-8minggu atau lebih dan harus sudah mahir untuk memakan dan mengunyah primer food nya sendiri.

10 Hal Penting Ketika Mengawinkan Landak Mini.

1.Karakteristik Landak Mini betina
Pastikan awalnya bahwa Landak Mini betina dalam keadaan sehat. Tidak ada salahnya untuk membawanya ke doter hewan untuk memastikan Landak Mini betina bebas dari parasit internal maupun eksternal. Pastikan juga Landak Mini betina tidak terlalu gemuk (apakah dapat menggulung menjadi bola?) dan tidak terlalu kurus (apakah sisi perutnya terlihat cekung?). Usia kawin yang ideal untuk Landak Mini betina adalah antara 6 hingga 12 bulan. Kurang dari itu, fisik Landak Mini betina tidak cukup matang. Landak Mini betina dapat hamil ketika masih berumur 8 minggu, tapi sangat tidak sehat dan dapat menyebabkan kekurangan gizi dan masalah lainnya. Landak Mini betina masuk ke tahap menopause sekitar 2,5 hingga 3 tahun. Pembiakan Landak Mini pada masa-masa menopause sering memiliki masalah kekurangan gizi atau kematian, sehingga biasanya Landak Mini betina pensiun dari pembiakan pada usia 2,5 tahun.
Temperamen Landak Mini betina adalah hal yang penting untuk dipertimbangkan ketika memutuskan mengawinkannya. Alasannya bahwa sebagian temperamen Landak  Mini mini akan diwariskan, sehingga pembiakan Landak Mini yang memiliki temperamen tenang atau ramah adalah cara terbaik untuk mendapatkan bayi yang ramah pula.

2. Karakteristik Landak Mini jantan
Sekali lagi, kesehatan adalah sesuatu yang penting untuk dipertimbangkan. Landak Mini jantan biasanya bisa berkembang biak sepanjang masa hidupnya jika mereka sehat. Pastikan Landak Mini jantan tidak sedarah dengan Landak Mini betina. Pembiakan sedarah dapat menyebabkan anomali fisik, masalah kesehatan, dan temperamen buruk. Landak Mini jantan mulai memasuki masa subur ketika berumur 8 minggu, walaupun beberapa orang menunggu hingga minimal berumur 4 bulan. Sama halnya dengan Landak Mini betina, carilah Landak Mini jantan dengan temperamen yang baik.
Ada banyak cara tentang mengawinkan Landak Mini, informasi di sini adalah hal yang biasa dilakukan dan bekerja dengan baik. Ketika Landak Mini betina diletakkan sekandang dengan Landak Mini jantan, biasanya Landak Mini jantan akan mengejar Landak Mini betina tapi ada juga yang tidak. Perhatikan apakah mereka berkelahi, jika tidak maka biarkan selama 3 hari hingga seminggu tergantung pada perilaku mereka. Lalu pisahkan keduanya.

3.Kandang
Landak Mini betina memerlukan privasi, maka sediakan tempat persembunyian yang nyaman di dalam kandang. Bisa menggunakan kotak sepatu yang dilubangi sesuai ukuran Landak Mini. Kandang harus memiliki dinding yang solid dan tinggi sehingga bayi-bayi Landak Mini tidak dapat memanjatnya. Kontainer plastik bekerja sangat baik untuk hal ini. Lalu tempatkan kandang di ruangan yang sunyi.

4.Kehamilan
Rata-rata lama kehamilan Landak Mini adalah 37 hari (sejak pertama kali dikawinkan hingga kelahiran). Paling cepat adalah 33 hari dan paling lama 50 hari, namun sebagian besar antara 35 hingga 39 hari. Pada hari ke 30, anda harus membersihkan kandang secara menyeluruh karena anda tidak boleh membersihkan kandang hingga bayi berumur 3 hingga 4 minggu.

5.Bagaimana mengetahui Landak Mini telah hamil?
Kadang-kadang perut Landak Mini akan ketat dan keras, mungkin juga terlihat benjolan. Pertumbuhan berat badan signifikan, dan kadang-kadang putingnya akan terlihat jelas. Hal ini bisa sangat sulit, siaga lah, dan berikan waktu paling sedikit 40 hari sejak pertama kali dikawinkan sebelum anda memutuskan apakah Landak Mini sudah hamil atau belum.

6.Bagaimana jika tidak hamil?
Jika pertama kali anda gagal mengawinkan Landak Mini, teruslah berusaha jangan menyerah! Beberapa Landak Mini betina mungkin tidak menyukai pasangannya, dan mungkin membutuhkan beberapa percobaan. Coba kawinkan dengan Landak Mini jantan yang lain. Hal ini bisa 2 hingga 3 kali percobaan, bahkan ada yang telah mencapai 10 Landak Mini jantan baru berhasil. Terserah anda untuk memutuskan, tapi jika Landak Mini betina dalam keadaan sehat maka tidak ada salahnya untuk mencoba lagi.

7.Ada bayi apa yang harus anda lakukan?
Anda mengetahui ada bayi dengan melihatnya atau mendengar suara deritnya. Apapun yang anda lakukan, usahakan untuk membiarkan induk Landak Mini sendiri. Cobalah untuk tidak mengganggunya (walaupun hanya untuk melihatnya). Landak Mini betina sering meninggalkan bayinya tersebar sampai semua bayi lahir, jadi anda tidak perlu khawatir tentang bayi yang berserakan, tunggulah beberapa waktu dan biarkan induk Landak Mini yang mengkondisikan bayi-bayinya. Banyak induk Landak Mini yang memakan bayinya jika mereka stress dan itu adalah risiko yang harus anda terima jika anda mengganggunya! Jika ada sesuatu yang darurat dan membutuhkan peran anda, gunakan sendok yang telah digosokkan atau disimpan di dalam kandang sehingga baunya tidak asing bagi induk Landak Mini.

8.Kapan anda dapat memegang bayi Landak Mini?
Aturan umum biasanya jika bayi Landak Mini Mini telah berumur 3 minggu atau lebih. Hal lainnya adalah sikap induknya, jika tenang dan santai maka induk betina akan membiarkan anda akrab bermain dengan bayinya. Para induk betina yang galak dan mengancam kedatangan anda bisa mengigit bayinya bahkan memakannya. Lebih baik anda menunggu hingga bayi Landak Mini berumur 4 minggu agar tidak terlalu berisiko.

9.Kapan bayi Landak Mini lepas susu?
Induk Landak Mini akan memulai proses penyapihan (lepas susu) ketika bayi berumur 3 hingga 4 minggu. Di umur 3 minggu bayi Landak Mini biasanya sudah memiliki gigi dan 4 sampai 4,5 minggu mereka akan mulai mencoba makanan padat dan menggunakan botol air. Pada umur 6 minggu biasanya induk Landak Mini tidak mau menyusui bayinya, dan jika tampak agresif terhadap bayi-bayinya maka pisahkan segera. Juga pisahkan segera jika ada anak Landak Mini yang agresif sehingga mereka tidak akan saling menyakiti.

10.Kapan indukan bisa dikawinkan lagi?
Setelah bayi Landak Mini benar-benar disapih, sebaiknya induk betina diistirahatkan terlebih dahulu selama 2 hingga 3 minggu sebelum dikawinkan kembali. Hal ini berguna untuk memulihkan organ-organ reproduksinya dan juga mencegah stres.


CARA MEMANDIKAN LANDAK MINI

Salah satu rutinitas kita saat memelihara hewan peliharaan adalah memandikan hewan peliharaan kesayangan kita, Perlu diketahui landak mini juga perlu untuk dimandikan walau tidak sesering binatang peliharaan kita yang lain, biasanya 2 - 4 minggu sekali. Disini kami akan memberikan tips cara memandikan landak mini, sehingga anda tahu cara yang benar dalam melakukannya.

Kapan kita harus memandikan landak mini ?

Setelah beberapa waktu landak mini kita pelihara, bagian bagian tubuhnya akan mulai kotor karena aktivitas landak mini kita sehari - hari, terkena pup, debu dari serbuk kayu, basah karena pee dan saat landak mini kita asyik bermain botol minum, Biasanya saat kandang mulai kotor, landak akan melakukan anointing yaitu memakan sesuatu dan mengusapkan air liurnya ke duri di beberapa bagian tubuh nya untuk mengkamuflasekan bau tubuh agar sesuai bau lingkungan dimana mereka tinggal.

Bagaimana Cara memandikan landak mini ?



1. Langkah pertama adalah siapkan air dengan bak, ember, atau tempat penampung air lainnya, lebih baik gunakan air yang agak hangat, agar landak kita santai saat dimandikan. 
2. Masukkan landak mini kita dalam air di dalam ember, Jangan takut landak mini bisa berenang dengan lincah, pastikan hidungnya terangkat dan air tidak masuk kehidung, biarkan saja landak berenang agar kotoran berkurang pada tubuh landak.
3. gunakan shampoo bayi yang tidak berbau wangi untuk membersihkan duri dan bagian lain yang kotor, gunakan sikat gigi yang berbulu lembu bila diperlukan untuk menggosok duri landak.
4. Bilas landak mini dengan air sampai benar benar bersih dari samphoo, bila shampoo tertinggal di kulit, akan menyebabkan kulit kering dan berkerak.
5. keringkan dengan handuk, bila perlu pakai hair dryer untuk mengeringkan duri duri landak. saat ini jangan terlalu mengajak main landak diluar ruangan, karena landak akan mudah terkena flu dengan perubahan cuaca. boleh juga menjemur landak mini, jangan lebih dari 15 menit.
6. Pastikan anda juga membersihkan kandang dan peralatan peralatan di kandangnya agar tidak lekas kotor. Bila perlu gunakan cairan anti kuman untuk membersihkan kandang


KANDANG DAN PERALATAN LANDAK MINI

Kandang
Pada dasarnya untuk pemeliharaan landak, tidak diperlukan tempat khusus yang seperti pada habitat aslinya, untuk digunakan sebagai kandang, alternatifnya cukup gunakan akuarium kaca/acrilic atau container plastik atau juga kotak kayu. Namun yang terpenting adalah dimensinya mencukupi kebutuhan ruang gerak dan aktifitas landak mini. Rekomendasi untuk kandang landak mini adalah berukuran 50x50cm atau 40x60cm, sedangkan untuk tingginya tidak kurang dari 30cm (menghindari landak memanjat dan lepas)
Letak kandang terbaik adalah pada area dengan suhu normal: 21 – 27′C, memiliki sirkulasi penghawaan dan pencahayaan yang cukup baik



Serutan Kayu
Digunakan sebagai media alas/bedding pada kandang landak mini anda. Fungsi lainnya adalah menyerap kotoran padat/PUP atau kotoran cair (PEE), penghangat tubuh landak saat malam hari, serta media kunyah landak saat annointing
Pastikan anda cukup teliti dalam memilih jenis serutan kayu yang digunakan, sehingga hewan kesayangan anda akan terjaga kesehatan  maupun kenyamanannya didalam kandang (tekan button/tombol “serbuk kayu”)


Tempat Makan dan Minum
Lebih direkomendasikan menggunakan bahan yang cukup lebar dan berat seperti kaca (misal: asbak kaca), wadah keramik, wadah pakan plastik yang telah diberi semen bawahnya, atau bahan-bahan lain yang tidak mudah untuk dibolak-balik oleh landak. Ketinggian wadah pakan juga harus diperhatikan, tidak terlalu rendah juga tidak boleh terlalu tinggi (harus mudah digapai oleh mulut landak) yaiut berkisar antara 4-8cm.
Untuk tempat minum, anda cukup menggunakan botol minum hamster, untuk ukurannya menyesuaikan: 80ml, 100ml, 125ml, 250ml tergantung kebutuhan dan kemudahan mendapatkannya. Untuk airnya cukup gunakan air putih matang/mineral sehingga terjamin kebersihannya.

INGAT!!! Jangan berikan susu berlaktosa terhadap landak mini!! Susu pada umumnya mengandung zat laktosa dan landak mini sangat rentan terhadap laktosa. Jika diberikan mula-mula landak akan terlihat gelisah, muntah, diare yang pada akhirnya sering mengarah pada kematian.

Hidding Box

Masih ingat tentang sifat landak “nocturnal”? Dia akan aktif pada malam hari, dan tidur pada siang hari. Hidding box berfungsi sebagai ruang gelap dimana tempat dia tidur. Keberadaan media ini sangat membantu dalam penyesuaian/adaptasi landak dengan kandangnya alias salah satu faktor penting dalam kenyamanan. Dan hidding box ini juga sangat berfungsi ketika landak mini dalam masa kehamilan, atau hendak melahirkan. Karena proses penyusuan hoglet-hoglet landak akan terjadi dalam hidding box, skaligus mencegah anak-anaknya tercecer keluar/menjauh dari induknya.

Bahan hidding box bisa dengan pipa paralon/ talang PVC  bentuk “U”, kotak sepatu, kotak triplek atau hidding box khusus yang biasanya didatangkan dari luar negeri.Namun jangan lupa juga untuk menjaga kebersihannya,  cuci hidding beserta kandangnya maximal 5-7 hari atau ketika sudah terlihat kotor dan bau. Serta ganti juga serutan kayunya dengan yang baru.

Makanan Landak Mini

Karena tergolong dalam insectivora (pemakan serangga), landak mini membutuhkan makanan yang berbasis protein tinggi. Idealnya kandungan dalam makanan landak mini adalah yang memiliki komposisi fat kecil (kurang dari 10%) dan protein yang cukup tinggi (28%-30%). Sebagai binatang peliharaan yang tentu saja jauh dengan keadaan pada habitat aslinya, di beberapa negara telah disediakan/diproduksi pakan khusus landak mini yang mengandung nutrisi penuh sesuai kebutuhan si landak mini tersebut.
Lain halnya di Indonesia, pakan landak mini yang memiliki kandungan nutrisi penuh secara khusus belum dijual maupun diproduksi. Namun anda tidak perlu bingung, anda bisa memberikan pakan primer (utama) untuk landak mini anda dengan dry catfood atau dogfood (layaknya ketika anda terbiasa makan nasi dan digantikan dengan ketela/jagung yang tentu saja kandungan dan fungsinya sama).

Dry catfood atau dogfood ini juga digunakan sebagai pembangun otot, dan cadangan energi (bukan lemak), serta pakan ini dirasa yang paling aman untuk landak karena landak jg membutuhkan komposisi yang hampir sama. Tentu saja ada persyaratannya, yaitu jangan lupa untuk tetap memilih jenis pakan yang mengandung bau atau rasa daging yang intensitas “amis”nya cukup tinggi (bisa ayam, ikan, sapi, dll) sebagai pendongkrak nafsu makan dan naluri landak mini agar tetap normal dan bersemangat serta kandungan nutrisi seperti yang telah saya sebutkan diatas sebagai penyokong kesehatan dan kebutuhan aktifitasnya sehari-hari.

Saya cenderung lebih menggunakan dry catfood dengan kandungan 30% Crude Protein, 9% Crude Fat, 4% Crude Fiber, 10% Moisture dengan berbahan dasar ikan tuna. Mayoritas catfood-lah yang memiliki komposisi rata-rata sebagai pemenuhan kebutuhan landak mini, namun pada beberapa produk dogfood juga ditemukan komposisi yang hampir sama seperti ini (jangan lupa untuk selalu melihat tabel kandungan gizi pada balik kemasan catfood atau dogfood yang anda pilih)




Sedangkan untuk kebutuhan sekunder/makanan selingan atau biasa disebut “snack” yang dapat diberikan adalah berupa Ulat Hongkong/Jerman, mealworm, jangkrik, kroto, buah-buahan ataupun sayuran (tergantung kesukaan dan pilihan dari setiap individu landak mini, karena landak mini juga merupakan salah satu hewan yang doyan pilih-pilih). Oleh karena makanan ini disebut sebagai makanan tambahan/ selingan, jadi sebaiknya tidak diberikan secara berlebihan dan terus menerus kecuali dalam keadaan khusus (sakit/turunnya nafsu makan/kurang gizi).




Sekedar diketahui bahwa ulat hongkong/jerman yang umumnya paling sering diberikan pada landak mini, mengandung protein kasar 48 %, lemak kasar 40% , kadar abu 3 % , dan kandungan ekstrak non nitrogen 8%. Sedangkan kadar airnya mencapai 57 %. Meskipun memiliki protein cukup tinggi dan baik untuk stamina, namun kandungan lemak pada ulat hongkong yang juga cukup tinggi menyebabkan efek kegemukan pada binatang yang mengkonsumsinya dengan segala aspek ikutannya (mudahnya kematian akibat obesitas dan penyakit dalam lain).

Namun biarpun “snack” ini hanya merupakan makanan selingan untuk landakmini, hukumnya adalah semi wajib untuk tetap diberikan pada landak kesayangan anda, karena:

Naluri/insting berburu mangsa dan keaktifan landak mini tetap perlu dilatih untuk tetap menjaga kesehatan fisiknya.
Landak mini juga memerlukan makanan yang segar/fresh
Kadangkala landak mini merasakan jenuh pada pakan primernya sehingga menjadikan dia mogok makan (akan nampak ketika beberapa hari pakan dalam wadahnya yang anda perhatikan tidak berkurang), sehingga anda perlu untuk menyelinginya dengan pakan tambahan sebagai alternative untuk menghilangkan kejenuhan tadi.


DOSIS PAKAN LANDAK MINI Primer food: dapat diberikan secara bebas, biasanya berikan sekitar 2-4sendok makan setiap harinya untuk sepasang landak mini Pakan selingan / “snack”: dapat diberikan setiap 3-7 hari sekali pada kondisi normal, atau setiap 2-3 hari sekali pada kondisi pertumbuhan (usia 1-2,5bulan) atau dalam masa kehamilan indukan dan menyusui karena mereka butuh banyak nutrisi untuk menyusui dan saat hamil. Khusus untuk landak “obesitas” atau kegemukan, anda dapat mengurangi dosis primer food setiap harinya atau dengan cara berikan pakan hanya dalam waktu 15-20menit, setelah itu angkat beserta tempat pakannya. Untuk makanan tambahannya disarankan memberikannya hanya dalam jumlah yang sedikit. Tentu saja penanganan lainnya adalah anda harus sering mengajak landak “obesitas” tersebut untuk aktif bermain, bisa tetap dikandangnya (dengan pemberian mainan/jogging ball) ataupun berinteraksi dan mengajak dia main keluar kandangnya. 

LARANGAN UNTUK PAKAN (jangan pernah berikan pakanan) 
produk susu maupun coklat, karena pencernaan landak itu intoleransi laktosa (tidak tahan terhadap laktosa), dampaknya akan menyebabkan landak mencret/diare dan berujung pada kematian.
Pakan yang bersifat asam, seperti jeruk, anggur/kismis, alpukat karena tentu saja akan mengganggu system pencernaan landak mini.
Pakan yang mengandung pemanis, pengawet dosis tinggi, dan zat pewarna.

Pakan yang sudah kadaluarsa/berjamur akibat terkena PUP atau PEE nya.


SIFAT LANDAK MINI

- “Nocturnal” atau aktif pada malam hari, sedangkan saat siang hari landak mini cenderung menyembunyikan dirinya ditempat-tempat gelap.

- “Solitair” atau penyendiri merupakan sifat khas landak mini, ketika menginjak dewasa jangan menggabungkan landak mini sesama jenis dalam satu kandang, karena pasti akan terjadi perkelahian karena sifat tersebut diatas. Dan jangan takut juga bila anda hanya memiliki 1 ekor landak mini atau meletakkan 1 landak mini dalam 1 kandang. Mereka gak kesepian kok karena emang itu sifatnya (terkecuali ketika akan melakukan proses pengembang biakkan /pengawinan)

- Masa hidup landak mini relatif cukup lama yaitu berkisar 3-10 tahun, faktor-faktor yang mempengaruhi lama hidupnya adalah kwalitas pakan-minum/ kebersihan (kandang/tempat hidup)/ aktifitas dan? TAKDIR tentunya…

- Usia produktif untuk jantan dimulai dari 3-5bulan pertama, untuk betina (rekomendasi) diatas 6 bulan, Lama masa kehamilan 30-45 hari, Jumlah anak rata-rata 1-8 ekor

- Quilling (penggantian duri pada landak secara alami), fase pertama: usia 3-5minggu, fase kedua: usia 6-7minggu, fase ketiga: 8-10minggu, dan fase terakhir yaitu saat menjajaki usia remaja/dewasa: 12-16 bulan

- Annointing (ritual mengunyah media serbuk hingga membentuk buih/busa pada mulutnya yang kemudian dijilatkan ke tubuhnya), dilakukan ketika landak mini ada di tempat yang baru dengan bau lingkungan yang kuat,. Tidak ada penelitian khusus untuk mengetahui tujuan dari ritual ini, namun beberapa pakar/ahli percaya ritual ini digunakan untuk mengkamuflase dirinya dengan bau area yang baru tersebut.

- Suara-suara yang ditimbulkan landak mini:
Mendengkur saat tidur pulas: merasa nyaman dengan area sekitarnya.
Mendesis sambil menegakkan duri-durinya: marah atau merasa takut/kaget.
Meng-klik/men-decak: mengeluarkan bunyi  semacam ‘klik’ sebagai tanda marah/mengancam obyek lawan.
Bersiul (chirping): bunyi landak mini jantan (seperti siulan atau ‘cip-cip’ anak ayam) saat birahi dan merayu betina untuk berlanjut pada proses perkawinan


- Suhu yang direkomendasikan untuk memelihara landak mini berkisar pada 21 – 27′C, diletakkan pada tempat cukup kering  (namun tidak langsung terkena sinar matahari dengan intensitas tinggi tiap harinya) dan memiliki sirkulasi penghawaan maupun pencahayaan yang cukup

Jadi, apa sih landak mini itu?

Dalam kehidupan nyata, landak mini dapat dikatakan sangat mudah dikenali, merupakan mamalia kecil dengan bentuk fisiknya yang cenderung oval/bulat dengan duri dibagian kepala dan punggungnya, dimana duri tersebut adalah rambut tebal yang berongga keras. Landak mini memiliki hidung runcing, dan mata yang agak menonjol terletak di sisi samping-samping wajah. Telinga mereka biasanya bulat, meskipun dalam beberapa spesies, bisa jadi memanjang, dan terletak tinggi di sisi samping-samping kepala. Memiliki ekor yang kecil dan pendek, dan secara fungsional sangat minim digunakan.

Pada dasarnya Landak mini memiliki kecepatan berlari yang cukup pelan (lain halnya dengan tokoh SONIC THE HEDGEHOG yang kami ceritakan diatas), walaupun berjalan dengan keempat kakinya dengan area perut terangkat, namun hampir bisa dikatakan kecepatannya hanya seperti layaknya binatang merayap, alias tidak mampu berlari kencang.

Apakah landak mini bersifat liar?

Memang landak mini adalah spesies yang baru-baru ini dipelihara, tapi landak mini sebagai pet, yang kita miliki bukan binatang liar. Landak mini adalah campuran dari dua jenis landak, dan bukan merupakan varietas alami.  Landak mini juga memiliki sifat dasar bukan sebagai penyerang, lebih cenderung penakut dan selalu waspada, oleh karena itu akan melindungi dirinya secara cepat jika merasa terancam. Untuk melindungi dirinya, mereka akan menggulungkan tubuhnya menjadi sebuah bulatan layaknya bola kemudian semua durinya akan ditegakkan dan berada disisi luar.
Namun anda tidak perlu takut dulu, duri landak mini sendiri bersifat relatif aman/ tidak beracun dan tidak melukai, lain halnya dengan landak hutan (porcupine) yang dapat melesatkan/melepaskan duri dari tubuhnya ketika terancam. Bagi kita (sebagai pemelihara) yang sudah terbiasa memegangnya, tidak perlu merasa takut karena hanya akan terasa seperti memegang “sikat cuci baju”. Sama seperti mamalia lain, binatang ini adalah binatang menyusui dan susu merupakan makanan pertamanya sampai dia cukup umur. Mereka juga suka sekali mencium bau lingkungannya, dan bau yang sudah tidak asing bagi mereka akan di rekam sehingga mereka tidak lagi takut.


Termasuk ke dalam jenis apakah landak mini? dan apa yang dia makan di habitat aslinya?

Sering halnya masyarakat menyebut landak mini sebagai hewan pengerat (ordo: rodentia), namun sebenarnya berlawanan dengan keyakinan tersebut, landak mini bukanlah hewan pengerat. Mereka adalah kelompok hewan insectivora (organisme yang makanannya adalah serangga dan hewan kecil lainnya). Mereka sama sekali tidak berkaitan dengan landak jawa/hutan, meskipun penampilan yang agak serupa menyebabkan banyak orang salah mengartikan landak mini (hedgehog) sebagai bayi porcupine. Di habitat aslinya, landak mini cenderung memakaberbagai jenis serangga, tak hanya itu, tampaknya landak agak oportunis, dan bersedia untuk makan tikus kecil, reptil, burung bersarang tanah, telur dan fledglings, dan kadang-kadang potongan-potongan bahan-bahan tanaman seperti sayuran dan buah-buahan.


Di mana landak tinggal di alam liar?

Pada dasarnya penyebaran landak mini banyak di temukan di benua Eropa, Asia, Afrika, dan Australia. Di tanah air kita, tidak ada endemic asli landak mini, yang ada justru landak jawa/hutan yang sudah saya jelaskan diatas. Sehingga jenis landak mini yang paling dominan dan sering disimpan sebagai hewan peliharaan di Indonesia, merupakan landak mini endemic Afrika yang telah diimport dan dikembangbiakkan dalam beberapa tahun ini.
Landak mini pada habitat aslinya biasanya tinggal di daerah dataran, di daerah-daerah yang sering panas dan kering. Hidup soliter atau menyendiri pada kondisi normal, selain ibu-ibu dengan anak, dan pasangan selama perkawinan. Tiap individu dari mereka sering memiliki teritori wilayah tinggal/huni masing-masing dimana wilayah tersebut merupakan area basis pengembaraan hidup mereka. Betina landak mini lebih bersifat lembut, sering berbagi wilayah, meskipun tetap dalam kebiasaan terpisah. sedangkan untuk jantan, cenderung jauh lebih kuat/ketat dalam menjaga teritorinya, dan kurang toleran terhadap jantan-jantan lain yang menempati wilayah yang sama.

Tampaknya landak mini, mendapatkan keuntungan dari para hewan lagi penggali lubang seperti kelinci, kelinci, musang, dan hewan penggali lainnya. Mereka sering menutup liang ini dengan rumput dan dedaunan, menciptakan sebuah ruang nyaman di mana mereka dapat  tidur di siang hari. Landak merupakan hewan nokturnal, mereka berburu dan mengembara antara senja dan fajar. Gerakan lambat khas mereka, dan kecenderungan untuk menggulung menjadi bola adalah penyebab utama mereka ditakuti “predator”.

Landak ini berbeda jauh sekali dibandingkan dengan landak yang kita kenal di Indonesia, yang disebut Porcupine.



Landak Minincenderung menggulung, sebagai penyelamatan diri dari PREDATOR.


CARA MEMELIHARA DAN BERTENAK LANDAK MINI

Menurut informasi dari situs peternak landak mini, selain memiliki sifat yang lucu dan bersahabat, landak mini juga siap untuk menyesuaikan gaya hidupnya dengan sang pemilik. Landak Mini termasuk hewan yang aktif pada malam hari, pada siang hari landak mini cenderung menyembunyikan dirinya ditempat-tempat gelap. Dikarena kebiasaannya yang menyukai bersembunyi disiang hari, maka pada tempat pemeliharaanya kita bisa membuatkan “shelter” sebagai tempat untuk landak mini bersembunyi.

Landak mini tidak memerlukan banyak ruang dan kebutuhan makanan mereka sangat mudah dicari. Juga karena pada dasarnya landak mini adalah hewan soliter maka landak mini tidak membutuhkan penemanan hewan lain. Unik bukan?

Landak Mini juga sering menjilat. Hal ini terutama saat landak mini berada di tempat yang baru dengan bau lingkungan yang kuat, lndak mini akan mengigiti media disekitarnya dan membentuk buih dari mulutnya dan merekatkan pada duri-durinya dengan menggunakan lidah. Belum diketahui tujuan dari menjilat ini, tapi beberapa pakar percaya kebiasaan ini dilakukan guna mengkamuflase dirinya dengan area yang baru tersebut dan juga meninggalkan jejak bau.

Dengan perawatan yang tepat, landak mini anda bisa hidup hingga 8 tahun. Landak mini tidak memerlukan vaksin dan sangat tahan penyakit. Sehingga banyak orang menganggap landak mini sebagai hewan peliharaan yang sempurna.

Landak Mini memiliki wajah manis seperti rakun, dilengkapi dengan mata kecil dan hidung runcing yang berkedut terus-menerus, memeriksa aroma (bau) di sekitarnya. Meskipun tidak ada hubungan dengan landak jenis porcupine, banyak orang kadang-kadang keliru terhadap landak mini karena duri yang menutupi punggungnya. Namun, duri landak mini sangat berbeda dengan landak pourcupine. Duri landak mini tidak begitu tajam dan memilik ukuran yang kecil.

Sedangkan perutnya pun kecil dan ditutupi oleh rambut-rambut yang halus. Saat mempertahankan diri, landak mini dapat menggulung menjadi bola dan terlihat seperti landak laut. Landak mini memiliki ekor yang pendek, dan hampir jarang terlihat karena tertutupi oleh tubuhnya. Landak mini memiliki kaki kecil serta tubuh yang bulat. Bagi pecinta landak mini , seringkali si landak menunjukkan kebolehannya ketika mereka berlari-lari di atas lantai.

Makanan Landak mini

Meskipun diklasifikasikan sebagai insectivora (pemakan serangga), namun Landak Mini dapat pula diberikan pakan buatan seperti pakan kering anjing dan kucing, namun sebaiknya ditambahkan pula variasi lain seperti ulat hongkong, ulat jerman, jangkrik dan serangga lainnya. Sebaiknya tidak memberikan susu kepada landak mini dikarenakan sensitifitas usus mereka terhadap susu dengan jumlah banyak.

Cara Memelihara Landak Mini

Memelihara landak mini cukup mudah. Anda hanya perlu menyediakan kandang setidaknya minimal 30 cm, Untuk tempat pemeliharaannya bisa menggunakan aquarium, kontainer plastik, bak fiber atau kandang kawat tertutup begitulah cara berternak landak mini mudah di buat/beli. Disimpan di ruangan dengan Suhu yang tepat adalah 21 derajat C hingga 27 derajat C. bila suhu kurang dari itu landak mini akan masuk kedalam proses “hibernasi”. Landak mini bisa diberi makan dry cat food (makanan kucing kering) yang berkualitas baik atau makanan yang diformulasikan khusus untuk landak mini. Landak mini tidak mendaki tirai atau menggigit-gigit furnitur sehingga mereka tidak akan merusak perabotan anda.

Cara Beternak Landak Mini

Sejak bayi, landak mini sudah dapat dibedakan jenis kelaminnya, dimana utk Jantan jarak antara kelamin dan anusnya lebih jauh dibandingkan betina. Ketika landak mini berusia 5 bulan maka mereka sudah dapat dikawinkan, gabungkan antara jantan dan betina dalam 1 tempat, maka si jantan kelenjar kelaminnya akan membengkak dan perutnya terlihat buncit dan mulai mengeluarkan pekikan-pekikan sambil mengelilingi si betina dan mencoba merayu si betina. Ini akan dilakukan terus menerus sampai si betina menyerah dan menurunkan durinya kemudian si jantan akan melakukan penetrasi dan memasukan spermanya.

Proses penggabungan diatas dilakukan selama 2 hari dan diulang setiap 10 hari sekali, hal ini dilakukan karena masa subur dari Landak Mini ini tidak teratur, sehingga dengan melakukan pengabungan secara teratur, diharapkan kemungkinan terjadinya kehamilan menjadi lebih besar. Setelah digabungkan selama 2 – 3 kali, pisahkan betina sendiri di tempat pemeliharaannya.

Cara lain untuk mengawinkan bisa dilakukan dengan menggabungkan jantan betina selama 2 minggu – 30 hari, kemudian dipisahkan sampai waktunya untuk si betina melahirkan. Setelah terjadi pembuahan, landak mini akan mengalami masa kehamilan selama 35 hari, ketika lahir si bayi landak mini dilapisi oleh membran tipis. Setelah keluar dari rahim ibunya maka si ibu landak mini ini akan mulai menjilati membran tipis tersebut dan dalam beberapa saat duri-duri yang awalnya lembut tersebut akan mulai mengeras. Posisi Melahirkan Anak yang baru lahir Sedang memindahkan anak Bayi umur 1 hari.

Hal yang perlu diingat ialah pada waktu si betina melahirkan anaknya, tidak boleh ada jantan disitu, karena jantannya akan memakan anak yang baru lahir tersebut. Hal berikutnya yang perlu diperhatikan ialah, tutup sekeliling tempat yang digunakan oleh si betina untuk melahirkan, karena bila betina terganggu, ada kemungkinan betina akan mengalami stress dan memakan anaknya.


Penyakit Landak Mini

PENYAKIT-PENYAKIT UMUM YANG BIASA MENYERANG LANDAK MINI ADALAH :

Banyak diantara kita yang bertanya-tanya, disamping perawatan landak mini yang relatif cukup mudah, apakah landak mini juga bisa sakit? dan penyakit-penyakit apa saja sih yang bisa menyerang landak mini?
yukk…kita coba pelajari dan bahas mengenai penyakit-penyakit umum pada landak mini, tentunya agar kita kenal (tahu) dan bisa berusaha melakukan pencegahan dan pengobatannya....

  1. Jamur, ini adalah penyakit umum yang disebabkan oleh kondisi lingkungan yang kurang bersih dan terlalu lembab tentunya, jamur pada landak mini umumnya menyerang bagian kulit punggung, muka, dan telinga.  Bahkan pada telinga bisa menyebabkan lendir yang keluar dari telinga (congekan.Red) dan duri rontok pada punggungnya (awalnya seperti botak kecil yang lama kelamaan bukan tumbuh, tapi kebotakannya makin melebar dan diimbangi bercak-bercak putih di sekitar punggung (area yang mengalami kebotakan).
  2. Kutu, juga ditimbulkan karena lingkungan yang kurang bersih dan lembab, bahkan kutu senang berpindah-pindah tempat dari landak mini yang satu ke landak mini yang lainnya. Penampakan kutu lebih mudah dilihat pada bagian kulit punggung dan moncong si landak mini, berbentuk semacam butiran-butiran mikro putih yang apabila diperhatikan ia akan bergerak/berlari mengitari area kulit dimana kutu tersebut hinggap. Tak jarang keberadaan jamur dan kutu ini menimbulkan perasaan dan sifat gatal pada landak mini yang mengalami nya. Terlalu sering menggaruk-garuk area kulit punggung, wajah dan telinga juga bisa menjadi indikator si landak mini terkena jamur dan kutu.  Jamur maupun kutu yang diderita seekor landak mini tentu sangat memungkinkan untuk ditularkan terhadap temannya (sekandang maupun beda kandang namun bisa kontak udara langsung dengan si landak penderita). Sehingga mengharuskan anda untuk lebih berhati-hati jika telah memelihara beberapa ekor landak mini.
  3. Obesitas, penyakit ini disebabkan karena landak mini terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak dan gula yang tinggi (catfood/dogfood yang digunakan harus diperhatikan kandungan komposisinya dan diet tepat). Obesitas yang terus dibiarkan juga dapat memicu timbulnya penyakit hati berlemak yang sangat berbahaya untuk landak mini.
  4. Influenza, lagi-lagi penyakit ini disebabkan oleh lingkungan kandang yang kurang bersih, juga pemilihan bedding serbuk kayu yang kurang tepat (terlalu halus dan berdebu yang memungkinkan debu-debu tersebut akan terhisap kedalam saluran pernafasan si landak mini). oleh karena itu, jangan memilih serbuk kayu yang terlalu halus tekstur dan butirannya untuk landak mini.
  5. Scabbies, ternyata landak mini juga bisa terserang scabbies yang biasanya menyerang kucing / anjing, ini disebabkan karena interaksi dengan binatang lain yang kotor seperti tikus, kucing kampung, dll.
  6. Diare, penyakit diare diindikasikan dengan kondisi PUP landak mini yang sangat cair dan berwarna hijau terang (wajib dibedakan antara PUP sangat cair/mencret dengan PUP lembek/normal). Penyakit ini bisa timbul karena kondisi kandang/serbuk kayu sebagai alas yang kotor dan jarang dibersihkan, kondisi kotak pakan dan botol minum yang terlalu kotor, bahkan sempat terkena PUP landak mini secara langsung yang kemudian langsung ditimpa dengan catfood/dogfood tambahan tanpa dibersihkan terlebih dahulu, sehingga menyebabkan pakan/minumnya tidak steril dan menjadi tempat tumbuhnya bakter/kuman yang apabila termakan/terminum oleh landak mini akan menyebabkan gangguan pencernaan.
  7. Mata Belekan (bukan karena tertusuk duri), kondisi mata yang awalnya normal kemudian menjadi sedikit tertutup dan ditepi-tepi kelopak terdapat semacam lapisan lengket/kering (seperti belek). hal ini biasanya disebabkan debu-debu mikro serbuk kayu yang menempel di area kelopak mata namun tercampur dengan air yang biasanya melembabkan mata secara alami,,, sehingga ketika mengering akan menjadi belek dan membuat kelopak mata menjadi lengket/susah terbuka.


Adapun beberapa penyakit penting/berbahaya yang dapat menyerang landak mini adalah :

  • Kanker, seperti pada manusia landak mini juga tak jarang terserang kanker, juga sering menimbulkan tumor pada tubuh landak mini.
  • Hati berlemak, ini penyakit yang sangat berbahaya bagi landak mini, disebabkan karena makanan yang tidak diatur dengan baik, dan terlalu sering mengkonsumsi makanan berlemak tinggi.
  • Katarak, penyakit ini pada umumnya diderita oleh landak mini yang berumur sudah cukup tua atau bisa juga landak mini muda yang oleh pemiliknya diberi ulat hongkong melebihi dosis yang semestinya (protein yang terlalu tinggi)

Hal terbaik yang dapat kita lakukan setelah mengetahui dan mengenal macam-macam jenis  penyakit landak mini yang dijelaskan diatas adalah melakukan pencegahan.

CARA PENCEGAHAN PENYAKIT LANDAK MINI:

  • Angkat kotoran padat dan cair landak mini pada serbuk kayu setiap hari dan ganti seluruh serbuk setiap 5 hari sekali (atau ketika sudah nampak kotor dan menimbulkan bau yang tidak sedap).
  • Bila memungkinkan, cuci bersih kandang landak mini dengan antiseptik secara rutin (atau ketika setiap kali dibersihkan).
  • Mandikan landak mini secara rutin tiap 2 minggu sekali dengan sabun anti kutu dan akhiri dengan menyemprotkan obat anti kutu di tubuhnya.
  • Bersihkan kuku, telinga, dan anggota tubuh landak mini yang rentan kotor.
  • Hindari kontak langsung si landak mini oleh binatang lain seperti kucing, tikus, cicak, lalat, dll.
  • Rajin dan rutin menjemur landak mini di pagi hari (sekitar jam 7 – 9 pagi) selama kurang lebih 10-15 menit.


CARA PENGOBATAN PENYAKIT LANDAK MINI (langkah-langkah yang dilakukan adalah secara seksama sesuai penyakit yang diderita) :

  1. Jamur & Kutu : biasa diobati dengan cara memandikan landak mini dengan sabun anti kutu (sampo kucing) bertahap dan bisa dilakukan beberapa kali sekaligus apabila diperlukan, rajin menjemur landak mini di bawah matahari pagi, disemprot dengan obat anti kutu secara rutin, beri vitamin tambahan untuk meningkatkan kekebalannya karena kutu dan jamur yang sudah menyerang terlalu lama tentu akan mempengaruhi tingkat kekebalan dan nafsu makan si landak mini. (Pada masa terjangkit dan perawatan, jauhkan/isolasi landak mini yang mendertia jamur/kutu dari landak mini lain yang sehat untuk mencegah terjadinya penularan).
  2. Obesitas : dapat dinormalkan kembali dengan cara mengubah pola makan landak mini, merk pakan ke tingkat lemak yang lebih rendah, diet ketat (mengurangi porsi makan secara signifikan), kurangi pemberian makan-makanan tambahan yang tinggi lemak seperti Ulat Hongkong/Ulat Jerman.  Berat badan landak mini berlebih juga dapat dinormalkan dengan cara memperluas kandangnya sehingga landak mini dapat bergerak dengan bebas atau menambahkan alat olahraga tambahan seperti jogging wheel khusus untuk landak mini.
  3. Influenza : dapat disembuhkan dengan memberikan obat antibiotik semisal amoxycilin sesuai dengan dosis untuk landak mini, dicampur kedalam wadah minum atau langsung diberikan secara manual dengan menggunakan spet/alat suntik yang dilepas ujungnya, dan tentu harus rajin menjemur landak mini.
  4. Scabbies : satu-satunya cara untuk mengobatinya adalah dengan disuntik (langsung dikonsultasikan kepada dokter hewan / vet).
  5. Diare: terdapat beberapa alternatif dalam pengobatan diare antara lain: memberi tambahan menu ulat hongkong untuk memperkeras PUPnya, beri Ulat Bambu (cara ini biasanya lebih efektif namun sedikit lebih merepotkan kita untuk mencarinya secara langsung atau beli ke pasar burung tradisional), juga bisa dengan pemberian 5tablet NORIT yang dihaluskan dan dicampur pada air minumnya atau diberikan langsung dengan spet/alat suntik yang dilepas ujungnya kemudian diteteskan dimulut si landak mini (penggunaan obat Norit ini ditujukan untuk menyerap racun yang terdapat dalam saluran pencernaan si landak mini)
  6. Mata Belekan: cukup mudah untuk menangani landak mini yang terkena belekan, anda tinggal menyiapkan lap kering yang sebelumnya diberi air hangat, kemudian dioleskan/dibasuhkan di area kelopak mata yang lengket akibat belek tadi, hingga lapisan tersebut menjadi lunak yang kemudian akan terlepas dari kelopak mata. setelah lapisan belek tersebut hilang, anda bisa memberi obat tetes mata (inst* atau roht*) di bola matanya dengan dosis sedikit saja..cukup teteskan pagi sore,,,sebagai penetralisir bakteri/iritasi yang kemungkinan hinggap di area mata biasanya mata landak mini akan langsung terbuka normal kembali..
Demikian info mengenai PENYAKIT LANDAK MINI yang umumnya sering menjadi masalah dan diderita oleh landak mini berikut cara pencegahan dan pengobatannya. 

Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu teman-teman untuk makin mengenali seluk beluk dan cara-cara perawatan landak mini.


Jenis – Jenis Landak Mini


ALBINO
Durinya semua berwarna putih susu, tanpa ada warna lain.Muka dan bulu bagaian bawah tubuhnya berwarna putih.Kulitnya berwarna merah muda dan matanya berwarna merah.Hidungnya juga berwarna merah muda.















SALT AND PEPPER
Durinya berwarna putih dibalut hitam.Mukanya putih dengan warna hitam pada hidung dan telinga.Bulu pada bagian bawah tubuhnya berwarna putih.Warna kulit pada bagian atas tubuhnya berwarna hitam.Hidungnya hitam.




PINTO
Pinto sebenarnya lebih kearah corak warna, bukan warna baru pada Landak Mini.Corak Pinto dapat dilihat dari adanya kekurangan warna pada durinya dan kulit dibalik durinya sehingga terlihat seperti bercak-bercak putih diluar bercak putih, warna durinya sama seperti Salt and Pepper.













SILVER
Durinya putih, dibalut warna hitam, 30-50% durinya putih solid. Bulu perut bawah berwarna putih. Mukanya berwarna putih dengan warna hitam di telinga dan hidung. Warna kulit pundaknya hitam sekali.Warna hidung hitam.Matanya berwarna hitam.













CHARCOAL (Snowflake Gray)
Durinya antara 30% – 70% putih solid, sisanya berwarna putih dibalut hitam dengan ujungnya berwarna coklat karat.Mukanya berwarna hitam.Warna kulit pundaknya abu-abu.Warna hidung hitam.Matanya berwarna hitam.











SILVER CHARCOAL
Durinya seperti charcoal diatas, hanya saja durinya berwarna putih dibalut dengan warna abu-abu terang.Mukanya berwarna hitam.Warna kulit pundaknya abu-abu gelap, hampir hitam.Warna hidung hitam.Matanya berwarna hitam.











CHARCOAL WHITE
Durinya antara 95% – 97% putih solid, sisanya berwarna putih dibalut hitam dengan ujungnya berwarna coklat karat.Mukanya berwarna hitam.Warna kulit pundaknya abu-abu.Warna hidung hitam.Matanya berwarna hitam.


PLATINUM (dasar hitam)
Durinya antara 95% – 97% putih solid, sisanya berwarna putih dibalut warna abu-abu muda.Kupingnya berwarna hitam.Mukanya berwarna hitam.Warna kulit pundaknya berwarna hitam pekat.Warna hidung seperti hitam.Matanya berwarna hitam.











PLATINUM (dasar coklat)
Durinya antara 95% – 97% putih solid, sisanya berwarna putih dibalut warna coklat.Kupingnya berwarna hitam.Mukanya berwarna coklat muda.Warna kulit pundaknya berwarna abu-abu muda.Warna hidung warna hati gelap, hampir coklat.Matanya berwarna hitam.










BROWN
Durinya putih dibalut warna coklat muda kayu oak.Tidak lebih dari 5% durinya yang solid putih.Muka berwarna muda.Pada matanya terdapat lingkaran biru muda disekitar sisi luar matanya.Kulit pundaknya berwana merah muda dengan sedikit pigmen warna abu-abu.Warna hidung seperti hati dengan bercak-bercak hitam.














BROWN SNOWFLAKE
Durinya antara 30% – 70% putih solid, sisanya berwarna putih dibalut warna coklat muda oak.Beberapa duri juga mungkin dibalut coklat.Mukanya berwarna muda.Matanya ada cincin biru muda disekitar sisi luar.Warna kulit pundaknya berwarna merah muda dengan sebagian kecil pigmen abu-abu.Warna hidung seperti hati dengan bercak hitam.














BROWN WHITE
Durinya antara 95% – 97% putih solid, sisanya berwarna putih dibalut warna coklat muda oak.Beberapa duri dapat juga bibalut warna coklatMukanya berwarna muda.Matanya ada cincin biru muda disekitar sisi luar.Warna kulit pundaknya berwarna merah muda dengan sebagian kecil berpigmen abu-abu.Warna hidung warna hati dengan bercak hitam.



CHOCOLATE
Durinya putih dibalut warna coklat gelap.Mukanya berwarna coklat muda.Kulit pundaknya berwarna abu-abu muda.Hidungnya berwarna hati gelap, hampir hitam.














CHOCOLATE CHIP (Chocolate Snowflake)
Durinya putih, dibalut warna tegas orange kuning pucat.Bagian perut bawah berwarna putih.Mukanya tidak ada warna dominan.Warna hidung merah muda.













CINNAMON
Durinya putih dibalut warna coklat muda “cinnamon”.Tidak lebih dari 5% durinya yang solid putih.Mukanya tdk ada warna dominan.Perut bawahnya putih.Kulit pundaknya berwana merah muda.Warna hidung seperti hati.














GREY
Durinya putih dibalut hitam dengan sedikit warna coklat seperti karat dibagian ujung luar durinya.Wajahnya berwarna hitam.Kulit pundaknya berwarna abu-abu.Hidungnya berwarna hitam.














DARK GREY
Durinya putih dibalut hitam dengan sedikit warna coklat seperti karat dibagian ujung luar durinya.Yang lainnya sama seperti Salt & Pepper kecuali pada kulit pundaknya berwarna abu-abu gelap, hampir hitam.Hidungnya berwarna hitam.














BLACK EYED CINNICOT
Durinya putih, 50% nya dibalut warna Cinnamon dan sisanya warna orange beige pucat.Kulit pundaknya berwana merah muda.Mukanya tidak ada warna dominan.Pada matanya terdapat lingkaran biru muda disekitar sisi luar matanya.Warna hidung merah muda campur warna hati.Matanya hitam










RUBY EYED CINNICOT
Durinya putih, 50% nya dibalut warna Cinnamon dan sisanya warna orange beige pucat.Kulit pundaknya berwana merah muda.Mukanya tidak ada warna dominan.Warna hidung merah muda campur warna hati.Matanya berwarna merah ruby gelap.



CHAMPAGNE
Durinya putih, 75% nya dibalut warna orange beige pucat dan sisanya warna cinnamon.Kulit pundaknya berwana merah muda.Mukanya tidak ada warna dominan.Warna hidung merah muda campur warna hati.Matanya berwarna merah ruby.










APRICOT
Durinya putih, dibalut warna orange beige pucat.Bagian perut bawah berwarna putih.Mukanya tidak ada warna dominan.Warna hidung merah muda.Matanya berwarna merah ruby.














PALE APRICOT
Durinya putih, dibalut warna tegas orange kuning pucat.Bagian perut bawah berwarna putih.Mukanya tidak ada warna dominan.Warna hidung merah muda.Matanya berwarna merah ruby.














Although the term “Algerian” is commonly used to refer to a species of hedgehog, the IHA also recognizes it as a separate colour category from that of the White-Bellied colours. A hedgehog exhibiting the colour traits of an Algerian may or may not exhibit the physical traits. (larger body, longer nose and larger ears) Since the two species have been interbred to produce the domestic hedgehog, the only true trait of the Algerian species left is the colour as this does not mix with the colours of the White-Bellied species.

ALGERIAN
Algerian coloured hedgehogs can be easily distinguished by looking at the “eye” or “cheek” patches as shown on the left. If the hedgehog has cheek patches, then the hedgehog in question is in the Algerian colour range. If it does not, then the hedgehog is in the White-Bellied range. This is a far more accurate means of identification than the older method of looking for “cream” or off-white coloured quills, rather than the white quills of the White-Bellied species.










ALGERIAN DARK GREY
Spines are cream, banded by black with rust edges. The banding extends almost to the tip of the spines. The skin is almost jet black. The face mask is extensive and extends from beneath the eyes almost to the quill line beneath the ears.
The overall appearance is that of rust-coloured spines.
All other features are the same as BLACK ALGERIAN.













ALGERIAN GREY
Spines are cream, banded by black with rust edges. The skin is heavily mottled. The overall appearance is that of rust and cream coloured spines. The nose is black, the face has a dark mask and the cheek patches are a deep, golden-brown.












ALGERIAN CHOCOLATE
Spines are cream, banded by chocolate-brown. The skin is near-black, the mask is medium brown and the eye patches are brown to rich golden-brown. Mottling of the underbelly is extensive. The nose is dark, chocolate brown.














ALGERIAN BROWN
Spines are cream, banded by light brown. The skin is dark gray, the mask is medium brown with light golden brown cheek patches. There is light mottling of the underbelly. The nose is chocolate brown.













ALGERIAN CINNAMON
Quills are cream, banded by rich cinnamon-orange. The skin is gray, the mask is pale with light brown cheek patches and the nose is chocolate brown with liver highlights. There is light mottling of the underbelly














ALGERIAN DARK CINNICOT
Quills are cream, banded by dark cinnamon-orange spines as well as a small number of dark apricot banded spines. The skin is gray, the mask is pale with light brown cheek patches and the nose is liver, mottled with chocolate brown. There is no mottling of the underbelly.














ALGERIAN CINNICOT
Quills are cream, banded equally by cinnamon-orange spines and dark apricot banded spines. The skin is gray, the mask is pale with light brown cheek patches and the nose is liver, mottled lightly with chocolate brown. There is no mottling of the underbelly.














ALGERIAN APRICOT
Quills are cream, banded by pale orange. The skin is pink with a very pale hint of gray. There is no mask but there are very pale orange-brown cheek patches. The nose is pink with a pale liver rim. There is no mottling of the underbelly.



ALGERIAN CHOCOLATE SNOWFLAKE
Spines are interspersed approximately 50/50 by solid cream quills with no bands and banded quills with chocolate-brown. The skin is near-black, the mask is medium brown and the cheek patches are brown to rich golden-brown. Mottling of the underbelly is extensive. The nose is dark, chocolate brown.














ALGERIAN CINNICOT SNOWFLAKE
Spines are interspersed approximately 50/50 by solid cream quills with no bands and banded quills with an equal mix of cinnamon-orange spines and dark apricot banded spines. The face is masked with orange cheek patches.The underbelly is white with some pale mottling possible. The eyes are black.Skin on the shoulders is gray-pink.The nose is mottled with brown and gray-pink.













ALGERIAN APRICOT SNOWFLAKE
Quills are cream, banded by pale orange. The skin is pink with a very pale hint of gray. The face may be masked by very light orange cheek patches.The underbelly is white.Skin on the shoulders is gray- pink. The eyes are black.The nose is gray-pink.














ALGERIAN CHOCOLATE WHITE
Between 95 and 97% of the spines are solid white. The remainder are white, banded by dark chocolate-brown.The skin over the shoulders is dark gray.The face is masked by light brown with a golden-brown cheek patch. The eyes are black.Mottling of the underbelly may be seen.The nose is chocolate-brown.